Artikel

Dampak sistem informasi strategis bagi manajer dan organisasi (Bagian 1)

Sistem Informasi Strategis (SIS) adalah dukungan terhadap sistem yang ada dan membantu dalam mencapai keunggulan kompetitif atas pesaing organisasi dalam hal adalah tujuan. Sistem Informasi dapat mempengaruhi aktivitas bisnis perusahaan secara keseluruhan sehingga dapat membantu perusahaan dalam persaingan bisnis dengan perusahaan lainnya.

Seorang klien pemilik beberapa pabrik telah mengubah sistem manual di perusahaannya menjadi komputerisasi. Perubahan dilakukan dengan mengubah pekerjaan-pekerjaan manual berbasis komputer (spreadsheet dan word processor) menjadi sistem informasi yang sesuai kebutuhan kerja sehingga data dicatat dengan rapi dalam database oleh sistem. Adapun perlakuan terhadap sistem adalah seputar fungsi database yaitu create, read, update, delete. Data yang disimpan dan terkumpul kemudia n diolah menjadi sebuah laporan yang dibutuhkan oleh manajemen perusahaan agar tercapai efisiensi dan efektivitas bisnis.

Saat manual, banyak pekerjaan yang sama dikerjakan berkali-kali. COntoh : menulis data pelanggan dan ekspedisi. Antara satu unit kerja yang dengan yang lain seringkali mengisi data pelanggan yang sama untuk sebuah urutan kerja yang sama.

- Di unit kerja admin mengisi data pelanggan dan jenis order, quantity, dan tgl pemesanan.

- Di unit kerja Produksi melakukan hal yang sama : mengisi data pelanggan dan jenis order, quantity, dan tgl pemesanan, ditambah tgl produksi.

- Di unit kerja gudang mengisi hal yang sama : mengisi data pelanggan dan jenis order, quantity, dan tgl pemesanan, tgl produksi, ditambah tgl masuk.

- Di unit ekspedisi mengisi hal yang sama : mengisi data pelanggan dan jenis order, quantity, dan tgl pemesanan, tgl produksi, tgl masuk, ditambah tgl keluar gudang dan tgl pengiriman.

Setelah dilakukan komputerisasi, pekerjaan-pekerjaan tadi hanya sekali input lalu dilakukan input tambahan yang diperlukan.

Hasil akhir adalah saat masih manual, karyawan banyak yang pulang setelah jam 11 malam bahkan ada yang pulang jam 3 pagi.

Setelah dilakukan komputerisasi, jam 7 malam pun kantor sudah sepi.

- Perusahaan happy karena banyak biaya bulanan yang dapat dipangkas semisal listrik.

- Pekerja happy karena waktu kumpul dengan keluarganya lebih lama.

- Perusahaan ekspedisi memiliki waktu yang pasti dalam kegiatan bongkar muat.

- Pelanggan memiliki kepastian waktu yang lebih dini atas kedatangan barang pesanan.

- Supplier memiliki kepastian pemesanan barang yang lebih dini dan lebih akurat.

Jadi, perubahan di satu organisasi akan berdampak ke organisasi external yang berhubungan dengannya.