Artikel

Bagaimana cara menilai sistem informasi yang baik?

Dalam operasional bisnis di era modern ini, sistem informasi adalah komponen yang menunjang bisnis itu sendiri, bahkan menjadi tulang punggung (backbone) perusahaan.

Anda hendak membayar cicilan ataupun menabung di bank, saat transaksi terjadi maka saat itulah sistem informasi menjalankan fungsinya dalam hal pinjaman ataupun simpanan.

Anda hendak mengirim paket untuk client Anda, saat terjadi pencatatan paket di agen ekspedisi maka saat itulah sistem informasi menjalankan fungsinya dalam hal pencatatan paket yang akan dikirim.

Anda melakukan pembelian tiket perjalanan, saat itulah sistem informasi menjalankan fungsinya dalam pembelian dan pengaturan tempat duduk.

Setiap ada kegiatan bisnis, maka sistem informasi akan mengikutinya. Apalagi di dalam dunia bisnis yang benar2 mengandalkan sistem informasi ataupun teknologi IT dalam menjalankannya, maka sistem informasi akan menjadi tulang punggun kegiatan bisnis perusahaan.

Contohnya, Core Banking System, merupakan sistem informasi yang menjadi tulang punggung bisnis perbankan. Sistem infomasi akan menjalankan perhitungan bunga, pembebanan akun-akun di neraca, pengiriman uang, pencatatan transaksi di mesin ATM, dan masih banyak lagi. Apabila sistem ini mengalami kegagalan, maka kegiatan bisnis akan terhenti, layanan perbankan akan dihentikan sementara menunggu sistem bisa pulih kembali.

Contoh lainnya dalam perdagangan virtual money seperti bit coin ataupun hooplex. Sistem informasi yang dijalankan akan melakukan perhitungan simpanan dan pemberian reward dalam bentuk bonus/ bunga, juga besaran nilai tukarnya terhadap mata uang konvensional. Customer membeli mata uang virtual melalui sebuah sistem, sistem akan memberikan sejumlah nilai dan mencatat simpanan aset yang dimiliki, dan sistem melakukan konversi nilai terhadap nilai mata uang konvensional. Dari sini terlihat betapa krusialnya sistem informasi di dalam virtual money ini. Apabila sistem mengalami crash, maka akan mengguncang perekonomian.

Menilai sistem informasi yang ideal

Dalam kegiatan bisnis, ada yang disebut kebutuhan. Kebutuhan ini melahirkan harapan, yaitu apa yang diharapkan dari sebuah sistem yang dibangun. Sistem informasi menjawab kebutuhan yang ada. Namun, seringkali antara sistem informasi dan kebutuhan berjalan tidak seimbang.

Melihat gambaran di atas, idealnya sistem informasi bisa menjawab seluruh kebutuhan yang ada. Namun, hal ini menuntut perlunya over kapabilitas sistem informasi. Sehingga, yang mana ideal bagi Anda, jawabannya kembali kepada Anda.